feat0

Kalo bisa GRATIS, kenapa harus BAYAR!

TAHUKAH ANDA: Berlimpah peluang Bisnis Online yang bisa Anda jalankan dari rumah sekalipun. Hanya tidak semua orang tahu Bagaimana Caranya! Alasan yang paling utama dan klasik adalah MODAL FINANSIAL. Untuk itu saya ingin membantu anda para pemula dengan memberikan eBook dan Training Bisnis Online secara GRATIS!

Read More
feat2

Nggak Punya Waktu: Baca Reviewnya

Resensi-Review-Rangkum buku-buku yang pernah saya baca untuk Anda yang mungkin tidak ada waktu yang cukup untuk membaca text book. Banyak pelajaran yang bisa diambil dan juga menambah wawasan tentang beberap topik yang mereka bicarakan dalam bukunya. Kebanyakan adalah buku-buku tentang enterpreneurship, leadership, management, motivasi diri, biography, pengalaman si pengarang dan novel.

Read More
feat3

Kesempurnaan Wanita: Hamil

informasi tentang masa-masa kehamilan anda, perkemabangan janin dalam tubuh anda. tumbuh kembang buah hati anda hingga berusia 3 tahun. hal-hal apa saja yang perlu anda perhatikan bagi anak anda. 3 tahun pertama kehiupan mereka akan menjadi masa-masa kritis yang menentukan masa depan mereka kelak.

Read More
feat4

Another Text-Only Post

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Sed eleifend urna eu sapien. Quisque posuere nunc eu massa. Praesent bibendum lorem non leo. Morbi volutpat, urna eu fermentum rutrum, ligula lacus interdum mauris, ac pulvinar libero pede a enim. Etiam commodo malesuada ante. Donec nec ligula. Curabitur mollis semper diam.

Read More
feat5

A Simple Post with Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Sed eleifend urna eu sapien. Quisque posuere nunc eu massa. Praesent bibendum lorem non leo. Morbi volutpat, urna eu fermentum rutrum, ligula lacus interdum mauris, ac pulvinar libero pede a enim. Etiam commodo malesuada ante. Donec nec ligula. Curabitur mollis semper diam.

Read More

Jalan Dengan Keong

Ini adalah salah satu file yang saya temukan saat beres2 harddisk lama, jelas saya copy dari web lain namun tak ada sumbernya. Jadi ini bukan tulisan ku looh :) Hanya membaca isinya koq sayang bila tidak di bagi dengan yang lain ya.

Tuhan memberiku sebuah tugas, yaitu membawa keong  jalan-jalan.
Aku tak dapat jalan terlalu cepat, keong sudah berusaha  keras merangkak, Setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit

Aku  mendesak, menghardik, memarahinya, Keong memandangku dengan  pandangan meminta-maaf, Serasa berkata : "aku sudah berusaha dengan  segenap tenaga !"
Aku menariknya, menyeret, bahkan menendangnya, keong  terluka. Ia mengucurkan keringat, nafas tersengal-sengal, merangkak ke  depan. Sungguh aneh, mengapa Tuhan memintaku mengajak seekor keong  berjalan-jalan.

Ya Tuhan! Mengapa ?   Langit  sunyi-senyap

Biarkan saja keong merangkak didepan, aku kesal  dibelakang.

Pelankan langkah, tenangkan hati....

Oh? Tiba-tiba  tercium aroma bunga, ternyata ini adalah sebuah taman bunga.
Aku rasakan  hembusan sepoi angin, ternyata angin malam demikian lembut.
Ada lagi!  Aku dengar suara kicau burung, suara dengung cacing.
Aku lihat langit  penuh bintang cemerlang. Oh?
Mengapa dulu tidak rasakan semua ini  ?
Barulah aku teringat, Mungkin aku telah salah menduga!

Ternyata  Tuhan meminta keong menuntunku jalan-jalan sehingga aku dapat mamahami  dan merasakan keindahan taman ini yang tak pernah kualami kalo aku  berjalan sendiri dengan cepatnya.

"He's here and with me for a  reason"
Saat bertemu dengan orang yang benar-benar engkau  kasihi,
Haruslah berusaha memperoleh kesempatan untuk bersamanya seumur  hidupmu.
Karena ketika dia telah pergi, segalanya telah  terlambat.

Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah  bersamanya.
Karena seumur hidup manusia, teman sejati tak mudah  ditemukan.

Saat bertemu penolongmu,
Ingat untuk bersyukur  padanya.
Karena ialah yang mengubah hidupmu

Saat bertemu orang yang  pernah kau cintai,
Ingatlah dengan tersenyum untuk berterima-kasih  .
Karena ia lah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang  kasih.

Saat bertemu orang yang pernah kau benci,
Sapalah dengan  tersenyum.
Karena ia membuatmu semakin teguh / kuat.

Saat bertemu  orang yang pernah mengkhianatimu,
Baik-baiklah berbincanglah  dengannya.
Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami  dunia ini.

Saat bertemu orang yang pernah diam-diam kau  cintai,
Berkatilah dia.
Karena saat kau mencintainya, bukankah berharap ia bahagia ?

Saat bertemu orang yang  tergesa-gesa meninggalkanmu,
Berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu.
Karena ia adalah bagian  dari nostalgiamu

Saat bertemu orang yang pernah salah-paham  padamu,
Gunakan saat tersebut untuk menjelaskannya.
Karena engkau  mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan.

Saat  bertemu orang yang saat ini menemanimu seumur hidup,
Berterima-kasihlah  sepenuhnya bahwa ia mencintaimu.
Karena saat ini kalian  mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati

GBU all...

"GOD hears more than U Say, GOD answer more than U ask, & GOD gives more than U desired... So dont worry be Happy.. "


Meja Kayu Buat Ayah Bunda? (Anak adalah foto copy kita)

Tulisan ini say copy "habiez" dari Rumah Yatim Indonesia Dua November 6 at 5:23pm website karena isinya yang sangat menyentuh saya pribadi sebagai anak dan orang tua...

Suatu ketika, ada seorang kakek yang harus tinggal dengan anaknya. Selain itu, tinggal pula menantu dan anak mereka yang berusia 6 tahun. Tangan orangtua ini begitu rapuh, dan sering bergerak tak menentu. Penglihatannya buram, dan cara berjalannya pun ringkih.

Keluarga itu biasa makan bersama di ruang makan. Namun, sang orangtua yang pikun ini sering mengacaukan segalanya. Tangannya yang bergetar dan matanya yang rabun, membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah.
 
Saat si kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak. Anak dan menantunya pun menjadi gusar. Mereka merasa direpotkan dengan semua ini. ”Kita harus lakukan sesuatu,” ujar sang suami. ”Aku sudah bosan membereskan semuanya untuk Pak Tua ini.”

Lalu, suami-istri ini pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan. Di sana, sang kakek akan duduk untuk makan sendirian, saat semuanya menyantap makanan. Karena sering memecahkan piring dan gelas, keduanya juga memberikan mangkuk kayu untuk si kakek.

Sering saat keluarga itu sibuk dengan makan malam mereka, terdengar isak sedih dari sudut ruangan. Ada air mata yang tampak mengalir dari gurat keriput si kakek. Meski tak ada gugatan darinya. Tiap kali nasi yang dia suap, selalu ditetesi air mata yang jatuh dari sisi pipinya. Namun, kata yang keluar dari suami-istri ini selalu omelan agar ia tak menjatuhkan makanan lagi.

Anak mereka yang berusia 6 tahun memandangi semua kejadian itu setiap hari dalam diam. Suatu malam, sebelum tidur, sang ayah memperhatikan anaknya yang sedang memainkan mainan kayu. Dengan lembut ditanyalah anak itu. ”Kamu sedang membuat apa?” Anaknya menjawab, ”Aku sedang membuat meja kayu buat ayah dan ibu, untuk makan saat Aku sudah besar nanti. Nanti, akan kuletakkan di sudut itu, dekat kakek biasa makan.” Anak itu tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya.

Jawaban itu membuat kedua orangtuanya begitu sedih dan terpukul. Mereka tak mampu berkata-kata lagi. Lalu, airmata pun mulai bergulir dari kedua pipi mereka. Walau tak ada kata-kata yang terucap, kedua orangtua ini mengerti, ada sesuatu yang harus diperbaiki. Setelah Mereka makan bersama di meja makan seperti semula. Tak ada lagi omelan yang keluar saat ada piring yang jatuh, makanan yang tumpah atau taplak yang ternoda. Kini, mereka bisa makan bersama lagi di meja utama. Dan anak itu, tak lagi meraut untuk membuat meja kayu.

Renungan
Anak-anak adalah persepsi dari kita. Mata mereka akan selalu mengamati, telinga mereka akan selalu menyimak, dan pikiran mereka akan selalu mencerna setiap hal yang kita lakukan. Mereka adalah peniru. Jika mereka melihat kita memperlakukan orang lain dengan sopan, hal itu pula yang akan dilakukan oleh mereka saat dewasa kelak. 
 
Sahabat….sesering apakah kita menangis mendo’akan anak-anak kita agar tak terjerumus di lembah maksiat yang kini telah menembus seluruh lorong ruang dan waktu ?
 
Sesering apakah kita meratap memohon agar anak-anak kita memiliki benteng keimanan yang mampu menahan serangan pergaulan bebas dan narkoba yang telah merajalela ?
 
Sesering apakah kita menumpahkan air mata ini untuk anak-anak kita agar kelak mereka senantiasa memohonkan ampunan untuk kita ketika kita telah terlelap di alam penantian nanti ?
 
Seering apakah kita mengantar tidur malamnya dengan cerita-cerita indah penuh keteladanan ? dan keteladanan yang mana pula yang sering kita peragakan dihadapan mereka ?
 
Tiga hal yang akan abadi bersama kita sampai ajal kita datang nanti :
  1. Amal Jariah ( Wakaf dan Sedekah )
  2. Anak Yang Sholeh yang selama hidupnya selalu mendo’akan kita
  3. Ilmu Yang Bermanfaat yang memberi dampak kebaikan kepada banyak orang

Menangislah, karena tumpahnya air mata kita karena takut kepada Allah kelak akan menjadi PEMADAM API NERAKA, bergabunglah segera dengan grup Istana Sorgaku dari Rumah Yatim Indonesia di FB , dijamin air mata Anda tumpah habis http://www.rumah-yatim-indonesia.org

Masih Kurang Aja...

Sholat Dhuha, banyak orang yang melaksanakan sholat ini dengan berniat untuk mendapatkan rezeki yang lebih dari yang dia dapat sekarang. Rezeki ini tentulah sebahagian besar orang mengartikannya sebagi harta benda (pendapatan uang, emas, tabungan dll). 

Pertanyaannya apakah sesempit itu arti Dhuha yang dimaksud oleh Allah?

Seperti yang saya alami pagi ini, saat keluar dari lorong rest room di kantor tempat saya bekerja. Saya berpapasan dengan salah satu manager di “sister company” perusahaan saya bekerja, dengan kondisi sudah bersendal jepit dan menggulungkan celana panjangnya berjalan menuju tempat wudhu. Jam baru menunjukkan pukul 9.30 pagi saat itu.

Setelah mengangguk dan mengucap selamat pagi sebagai basa-basi, sang manager pun berlalu dari sisi saya . Saat hendal masuk ke ruang wudhu dia berjumpa lagi dengan salah satu rekan se- kantornya. Dan saya dengar obrolan mereka :

“Wah... mau sholat Dhuha nich bos?” tanya sang kawan, si manager pun mengangguk dan tersenyum. “Masih kurang nich tampaknya, sampe pake dhuha segala....?” sambil terus berlalu. Terlihat oleh saya si manager tidak menggubris komentar koleganya itu dan terus menuju tempat wudhu.

Namun, saya yang sedang berjalan dan sempat mendengar pembicaraan singkat itu jadi berpikir: “Masih kurang....” Hemm.... banyak hal terpikirkan oleh saya waktu itu
  • Apa karena seorang manager yang sholat dhuha dan yang menyapa koleganya yang bukan  manager? Sehingga dia merasa sudah ada diposisi itu pun masih minta lebih (mungkin...)
  • Atau si kolega berpikir “...ah sombong kali lah si manager ini, sudah jadi manager pun masih minta-minta lebih. Tak ada puasnya memang orang ini memang dasar!...” (bisa jadi loch dia berpikir negatif seperti ini )
  • Atau memang persepsi kita masih sebatas sholat Dhuha adalah untuk meminta rezeki harta benda saja? Tidak ada rezeki yang lainnya

Ahhh, kalo berpikir seperti itu memang banyak corak dan ragamnya. Terserahlah apa kata mereka, saya pikir, yang pentingkan niat orang yang akan melaksanakan sholat itu.
Yo wiss... kita mulai Sholat Dhuha yuk

Pasangan Pemimpin negara Indonesia 2014-2019 - RESMI Dilantik hari ini

Setelah hampir 2 bulanan semenjak kemenangan pasangan JOKOWI-JK di umumkan secara resmi oleh KPU banyak jalan berliku yang dilancarkan oleh kubu lawan politiknya. Dunia social media penuh hujat dan cerca, saling membuka borok masing-masing pasangan lawan yang tidak didukungnya. Bahkan hingga ada peringatan KAWAN jadi LAWAN dalam masa pemilu ini.

Termasuk beberapa komentar teman-teman yang mampir di wall maupun network facebook, twitter maupun path saya, dari mulai yang menghujat lawan hingga menyanjung sangat pasangan yang didukungnya. Pokoknya ndak ada matinya lah, yang terbaik dan terhebat tanpa cacat dibandingkan dengan lawan politiknya maka pasangan yang didukungnya jauh kemana-mana lah. Begitu mungkin kata anak muda jaman 90an :)

Hari ini, saya lihat pelantikan JOKOWI-JK sebagai pasangan Presiden dan Wakil berjalan mulus mulai dari sidang di gedung MPR/DPR hingga diantar oleh para pendukungnya (rakyat?) mulai dari gedung rakyat hingga ke istana, pesta rakyat dimulai tanpa ada sponsor dan hanya swakarsa dari para relawan For Jokowi berbaur sepanjang jalan soedirman hingga ke istana merdeka.

Tarian rakyat di gelar dari berbagai daerah, ada 7 daerah yang mengangkat tariannya. Hampir semua pedagang asongan dan gerobak di borong para pendukung jokowi untuk memberikan makanan minuman gratis kepada para pendukung yang berjejal di sepanjang jalan. pagelaran musik dari grup musik SLANK dan ANKARNA di gelar di silang monas. Lagi-lagi pagelaran ini atas initiasif pendukung dan gratis, tanpa harus dibayar sepeserpun oleh Jokowi-JK.

Hal ini mengingatkan saya pada saat kampanye mereka membuka rekening dukungan yang jumlahnya mencapai Rp 312.376.119.823 yang terkumpul dari tg. 3/6-18/7/2014 menurut Republika.co.id tertanggal 19/07/2014 00:48WIB. Jumlah yang sangat banyak tentunya disumbang secara terbuka oleh para pendukungnya.

Semoga ini menjadi langkah awal bangsa ini menuju hal yang lebih baik lagi di masa depan, demikian harapan yang dibebankan kepada kedua putera bangsa dari rakyat indonesia yang kini berjumlah lebih dari 250 juta orang.

Let's do it pa Jokowi-JK dan SALAM TIGA JARI!!!!