Manusia 4 Quadrants

Apakah Quadrant terbaik yang ada di 4 cashflow quadrant Robert T.Kiyosaki? Apakah benar quadrant sebelah kanan selalu lebih baik dari yang disebelah kiri? Apakah semua orang harus jadi businesman? Namun, Nabi Muhammad SAW pun mengajarkan untuk berdagang atau berbisnis.

Be Yourself-Look for your passion

Jadilah diri sendiri, cari the real passion yang kamu punya dan bekerjalah berdasarkan itu maka semuanya akan terasa lebih mudah dan ringan, semua tampak santai untuk dijalani dengan hasil yang sangat berbeda bila kamu terpaksa melakukannya

Online Business

Semakin maju peradaban ini memuat semua transaksi juga mengalami perubahan drastis, apakah anda akan menjadi konsumen atau ingin terlibat langsung dan mendapatkan rezeki dari bidang baru ini?

Tak Ada Waktu Membaca

Buku adalah jendela ilmu dan dunia, bila anda tak punya waktu untuk membaca buku namun ingin mendapatkan kesempatan menambah ilmu maka baca saja ringkasan atau intisarinya, anda tetap mendapatkan informasinya tanpa harus membuang waktu anda.

Olahraga Yuk's

Belajar untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan melakukan exercise yang benar dan mengkonsumsi makanan yang bergizi tentunya

Showing posts with label lingkungan. Show all posts
Showing posts with label lingkungan. Show all posts

BREXIT membunuh 17 orang

Lebaran tahun ini (2016) 1437H adalah salah satu lebaran yang paling fenomenal yang pernah saya rasakan - fenomenal dalam hal pemberitaan yang terjadi saat masyarakat Jakarta melakukan ritual mudik ke arah JAWA - (apakah hampir semua penduduk jakarta berasal dari daerah ini ya? Ups!); terutama sekali pemberitaan yang diberikan oleh masyarakat umum melalui social media.

Social media ini ternyata menjadi salah satu senjata yang kuat untuk masyarakat indonesia ini; masih ingat kasus korban pelayanan salah satu rumah sakit swasta di daerah BSD? atau yang baru saja pengumpulan dana untuk "pengusaha" warteg di banten yang terazia olet satpol PP saaat membuka warungnya di bulan puasa? - kasusnya pun sampai menarik perhatian presiden dan sang presiden memberikan sumbangan ke si ibu warteg - yang terakhir ditengarai hanyalah rekayasa dan si ibu tidak semiskin yang digambarkan; bahkan sang suami konon adalah salah satu bandar judi loh...

Nah, kali ini yang menjadi sasaran adalah macet yang terjadi di BREXIT-Brebes Exit (ini pasti pengaruh dari berita keluarnya Inggris dari UNIEROPA tempo hari) entah siapa yang memulainya, namun ide ini sangat menjual loh. Ndak percaya, kejadian di macet total yang sebagian yang mengalaminya mengatakan sebagai macet di NERAKA hingga menimbulkan korban jiwa - ada yang bilang 12; ada juga yang bilang 17 orang diliput oleh luarnegeri juga loh. 

demikian salah satu status netizen yang dimuat dalam akun facebooknya - silahkan dibaca sendiri saja ok



Media lokal pun tidak kalah memberitakan apa yang terjadi di BREXIT saat macet total ini terjadi seperti yang dilansir dalam web page TEMPO.Co - salah satu pemudik bercerita saat harus stuck disana selama 12jam an atau mungkin lebih. 
Banyak orang yang mencari kambing hitam dan saling menyalahkan serta menjelekkan orang lain dengan kata2 yang tidak layak didengarlah. Empati, serasa tidak ditunjukkan oleh para pihak terkait dan diduga berkaitan dengan kemacetan yang mungkin bisa dikatakan menjadi salah satu tragedi nasional ini.



















Netizen yang lain mengungkapkan kekesalannya dengan cara yang menurut saya cukup elegan seperti terlihat pada salah satu status netizen menanggapi kejadian ini - salah satu adik kelas di SMA juga menuliskan hal yang senada dengan ini -

Tampaknya curahan hati ini adalah yang paling mewakili apa yang terjadi pada hari itu. Hal ini akan berpulang kepada masing-masing kita sebagai individu. Hidup adalah pilihan; dan setiap pilihan tergantung dari anda sendiri - anda memiliki kuasa untuk memilih pilhan yang anda, yang tidak dapat anda pilih adalah resiko yang ada dibelakang pilihan anda tersebut.





Banyak hal yang berkecamuk di pikiran saya saat melihat; membaca dan membayangkan apa yang terjadi di BREXIT. Apa pelajaran yang bisa saya ambil dari kejadian ini? ternyata banyak loh - tinggal kita mau melihatnya dari sudut pandang siapa, sudut pandang yang mana dan apa yang mau diungkapkan disini. 

Sebagai orang tua dengan anak balita - persiapan mudik adalah yang utama. Baik bekal makanan sampai mental; terutama bila membawa balita. atau mungkin harus mengarrange ulang waktu mudik dan kendaraan yang dipakai.

Sebagai supir mobil - kondisi mobil dan pencarian alternatif jalur adalah cara lain mengantisipasi hal ini; perkiraan waktu puncak mudik harus jadi pertimbangan juga nich. Jangan sampai kehabisan bensin seperti yang diderita oleh beberapa pemudik di BREXIT - pom bensin sampai kehabisan stock dan harga permium melambung menjadi 20-30rb per liternya.

Sebagai pengusaha - apa ya ide yang bisa diterapkan dalam kondisi macet seperti ini? tenda dalam mobil, kursi lipat atau mengadakan mudiks bareng dengan menyewa kendaraan atau bahkan gerbon kereta? Kondisi seperti ini bagi para kapitalis adalah saatnya menaikkan harga gila2an dan tetap dibeli juga.
Demand sangat... sangat... jauh lebih tinggi dari supply yang ada; otomatis harga akan terkerek.

Sebagai pengusasa - yang ini no comment lah.

tapi pelajaran utama yang saya dapat dari kejadian ini adalah MINDSET - apa yang ada dalam otak kita akan mempengaruhi tindakan yang akan kita ambil, dan mempengaruhi kemampuan fisik kita untuk memenuhinya. 
Mudik! kenapa harus dilakukan setiap tahun dan saat lebaran? tokh kalo ketemu dengan para orang tua dan sanak keluarga bisa dilakukan lain waktu. terlepas dari tulisan netizen yang diatas bagi saya - MINDSET drive any action you take.

So, change your MINDSET it will change you action, even ATTITUDE.

**Tambahan snapshot media asing yang meliput tentang BREXIT ini


 


Mudik Lagi... Macet Lagi... Mudiiiiikk... Macet lage

 ** tolong judul diatas dinyanyikan dengan nada dari lagi mbah surip alm. ya :)

Tradisi Mudik memang sangat kental di Indonesia ini, terutama sekali di wilayah pulau Jawa. Berkumpul bersama dengan keluarga besar dengan suasana Idul Fithrie memang berbeda. BErsilaturahim dan berjumpa secara fisik bagi mereka yang lama tidak berjumpa memang akan sangat berbeda suasananya.

Hal ini membuat tradisi ini sangat kental di masyarakat kita, bahkan mereka akan tempuh dengan segala resiko yang ada mulai dari tiket perjalanan yang akan lebih mahal dari hari biasanya bahkan ada yang mencapai kenaikan sampai 2x lipat, booking hotel yang harus jauh-jauh dari dengan biaya yang bisa 2x harga normal juga plus yang paling dibahas adalah kemacetan di jalan selama perjalanan bagi mereka yang menggunakan kendaraaan sendiri atau angkutan via darat selain kereta.

Sudah banyak kecelakaan yang terjadi dijalan raya selama masa Lebaran ini, yang paling terdengar santer adalah meninggalnya istri artis Saipul Jamin yag mengalami kecelakaan tunggal di Tol Padalarang km 90-97. Hingga dibahas di TV dan media lainnya (koran, majalah dan Radio plus internet lah :). - mungkin karena istri artis ya jadi banyak pemberitaannya - termasuk pengelola Tol Padalarang ini sendiri berkomentar.

Ironisnya, Sehari sesudah kejadian tersebut masih di sekitar tempat kejadian yang sama sebuah bis mengalami kecelakaan juga namun tidak terdengar kabar santer seperti kejadian sehari sebelumnya itu. Kayaknya jumlah korban lebih banyak dech... (hush, jadi gossip dech)

Hanya sekedar mengingatkan karena saya mendapatkan data perbandingan kecelakaan sebagai berikut:

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Sudirman Lambali mengungkapkan bahwa selama arus mudik Lebaran sejak (H-7) pada 23 Agustus 2011 hingga hari kedua Lebaran pada 31 Agustus 2011, jumlah kecelakaan sebanyak 2.998 peristiwa. Dari jumlah tersebut tercatat korban meninggal mencapai 490 orang, korban luka berat 811 orang, dan korban luka ringan sebesar 2.027 orang.

Jumlah kecelakaan ini, menurut Sudirman, mengalami peningkatan dibanding jumlah kecelakaan saat mudik pada tahun 2010. Dari catatan posko tersebut pada tahun lalu, jumlah kecelakaan mencapai 2.246 peristiwa. Dari jumlah itu, korban yang meninggal dunia sebanyak 539 orang dan jumlah korban luka berat sebanyak 660 orang. Sementara itu, sebanyak 1.283 orang mengalami luka ringan dalam kecelakaan saat perjalanan mudik.

Namun, suka duka ini tetap saja mereka jalani demi untuk berkumpul dengan sanak keluarga. Semoga ini adalah niatan yang tulus untuk bersilaturahim, bukan hanya untuk gagah-gagahan dan ajang pamer diantara keluarga besar mereka !!!

Semoga informasi ini membuat kita lebih bijak lagi untuk mempersiapkan perjalan mudik kita selanjutnya.

Psst saya sendiri ngalamin perjalanan mudik arus balik di hari Sabtu, 2 sept 2011 Purwokerta-Bandung 18 Jam yang biasanya hanya menempuh waktu 7-8 jam saja :(

Kado Ultah Jakarta ke 484 - MACETTTTTT!!!!!!

edun... jakarte mangking tue mangkin macocet!!!

Pastes aje jakarta mangkin macet di ulang taonnye yang ke 484, ni pagi (22/6) skitar jem 6.30an ane dengerin radio elshinta nich, ade yang ngewawancarain gubernur jakarta nyang sekarang Fauzi Bowo en nanye-nanye segala macem ntuh... tapi yang menarik buat ane mah masalah macet doangan.

maklum kite pan bukan warga jakarta tapi nyari makan di jakarte geto.. jadi nye tiap ari keluar masuk jakarte dech. secara kite nich tinggalnya di jawa barat geto... :)

eh, bang pauzi jawab kalo sekarang itu ade 1.3juta kendaraan keluar masuk jakarta tiap arinya, berdasarkan pemantauan die orang tuch. dulu waktu serah terime ame gubernur sebelumnye, ye... sekitar 4 taon yang lampau geto data kendaraan yang keluar masuk jakarta cuman 700 kendaaran doang.

Jadi, sepanjang 4 taon dan hampir 2x lipet jumlahnye. kalo dibilang 2015 Jakrata bise macet total berarti kurang lebih ade... (bentar yech ane ngitung dulu :) 2.6juta kendaraan! Masya Allah... pantes aje bakalan macet.

si penanya nanyain juga tuch masalah alternative solusinye, end jawaban ne masih klasik juge... masalah busway yang pemerintah DKI masih harus subsidi, pindah ke kereta api tapi masih harus ngobrol2 ame stake holder yang laen katenye (PJKA kalee... ya maksudnya.red) trus monorail yang katenye harus jadi proyek nasional... lha... harus ngebiayaain ampe 4trilliun!!! DKI ndak punya duit segitu katenye

ya... tampaknya sebagai warga pinggiran ane musti berpikir ulang untuk keluar masuk DKI nich taon-taon ke depan nich, sekarang aje min 2 jam ane butuh jalan dari rumah ke kantor tiap pagi, pp dah 4 jam-an ngisep asap knalpot dach...

apa beli rumah susun aje ye?

2011 Jakarta Macet, biasa.... 2015 STUCK!!!!

source: Business Indonesia Weekly

Kemacetan - survey Regus PLC di Asia Tenggara, Australia dan Selandia Baru, pada pertengahan tahun ini menemukan bahwa kemacetan yang makin parah di Jakarta saat perjalanan pulang dan pergi ke kantor, membuat pekerja profesional tertarik untuk bekerja pada perusahaan yang fleksibel.

38% pekerja profesional di Jakarta memilih untuk pindah ke kantor yang menerapkan sistem officeless atau virtual office. Mereka juga memilih kantor yang dekat dengan rumahnya.

Kemacetan di Jakarta sendiri, rata-rata menelan sedikitnya 10% dari total gaji bulanan yang diterima. Ini termasuk didalamnya biaya perjalanan berangkat dan pulang kerja.

Kemacetan ini juga berpotensi untuk menimbulkan stress yang dapat mengakibatkan berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi, gangguan tulang belakang hingga menimbulkan emosi bermusuhan terhadap orang di sekitarnya.

Regus PLC, adalah penyelenggara rental ruang kantor asal Inggris, menemukan juga fenomena ingin pindah kerja dari 62% respondennya dengan alasan gaji dan jaminan pensiun yang lebih baik.

sebanyak 20% dari responden menyatakan setiap harinya harus menghabiskan waktunya secara sia-sia lebih dari 1 jam baik pada saat pergi maupun pulang kantor.

Padahal, mayoritas responden atau 64%-nya bepergian ke kantor menggunakan kendaraan pribadi yang menempuh perjalanan rata-rata mencapai 90 menit untuk jarak tempuh yang sebenarnya bisa ditempuh dalam 25 menit aja.

source: Harian Seputar Indonesia - Minggu 10-10-10
Menurut Kajian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) rata-rata kecepatan mobil di Jakarta adalah 10-15km/jam/tahun dan diperkirakan akan terus turun hingga 1 km/jam/tahun bila tidak ada perbaikan sarana jalan di Jakarta

2015 diperkirakan kecepatan rata-rata menjadi 5-10 km/jam --> artinya Jakarta akan lumpuh total! Sebagai bahan perbandingan di Londo waktu rata-rata perjalanan per orang adalah 4 menit tujuh detik per mil (1,609 km) atau 15 mill/jam (24 km/jam)

Menurut Erwin Aksa, Ketua HIPMI, menambahakan pertumbuhan kendaraan bermotor (Mobil & motor) mencapai 10-15% per tahun, sedangkan pertumbuhan jalan tidak mencapai 1% per tahunnya. Artinya dalam 10 tahun terakhir pertumbuhan kendaraan bermotor lebih dari 100%, jauh di atas jalan yang tidak mencapai 10% per tahunnnya.

Polisi merilis tahun 2010 ini jumlah kendaraan di Jakarta mencapai 11.362.396 kendaraan. Terdiri atas 8.244.346 roda dua dan 3.118.050 roda empat. Sebuah study menyimpulkan penambahan jumlah kendaraan per harinya adalah 474 mobil/hari dan 2.946 motor/hari yang menambah padat Jakarta.

Mudik lagi…. Lagi-lagi Mudik. Semangat kaleee…

Harian Kompas terbitan 5/10, pada headlinenya berbunyi ‘Kepadatan Sepanjang 26 Km’ dengan kata lain macetnya ‘audzubillah…’ kate wong betawi. Tapi yang membuat saya lebih ngeri adalah sub judulnya ‘Jumlah korban mudik mencapai 1.835 orang!’

Ya… menurut data Mabes Polri jumlah itu berasal dari 970 kasus dengn 427 orang meninggal dunia dan 524 luka berat! Dan, sebagian besar kecelakan lalu lintas itu adalah sepeda motor (836 unit) bandingkan dengan mobil penumpang (219) dan bus (66).

Menurut Menteri perhubungan Sofyan Djalil, hal ini dikarenakan “karena pemudik terburu-buru ingin cepat sampai di tujuan, mereka pun mengabaikan berbagai peraturan dan rambu-rambu lalu lintas, seperti memotong bahu jalan dan tidak berhati-hati saat melewati jalur rel kereta api.”

Bagi anda para pemudik yang menggunakan jalan darat tentunya tidak heran melihat tinggkat kepadatan, kesemrawutan dan tentunya kondisi jalan yang selalu belum selesai di perbaiki saat lebaran… Hal ini selalu berulang setiap tahun, bahkan pemudik jalan darat ini semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Motivasi untuk bertemu sanak keluarga pada Lebaran adalah alasan yang paling utama bagi para pemudik di Indonesia. Ini Tradisi, yang mungkin sudah mengakar. Perasaan ini yang bisa mengalahkan segala kemacetan, desak-desakan maupun semua hal yang menghambat perjalanan.

Semua rintangan dilalui, semua masalah dicarikan solusinya yang terpenting tujuan untuk mudik tercapai. Ini benar-benar semangat yang luar biasa, semua daya upaya pikiran, tenaga dan perasaan ditujukan hanya untuk mencapai ‘ultimate’ goal  MUDIK ketemu sanak saudara.

Dapatkah semangat ini ditularkan pada kehidupan sehari-hari?
Kita yang ingin dan bercita-cta jadi pengusaha, bisa ndak mengaplikasikan semangat mudik ini. Semangat untuk mencapai tujuan akhir yang mereka yakini memang mereka inginkan dan akan mendatangkan kebahagiaan tersendiri bagi mereka.

Mari kita wujudkan semangat mudik ini dalam menggapai cita-cita sebagai pengusaha.