Manusia 4 Quadrants

Apakah Quadrant terbaik yang ada di 4 cashflow quadrant Robert T.Kiyosaki? Apakah benar quadrant sebelah kanan selalu lebih baik dari yang disebelah kiri? Apakah semua orang harus jadi businesman? Namun, Nabi Muhammad SAW pun mengajarkan untuk berdagang atau berbisnis.

Be Yourself-Look for your passion

Jadilah diri sendiri, cari the real passion yang kamu punya dan bekerjalah berdasarkan itu maka semuanya akan terasa lebih mudah dan ringan, semua tampak santai untuk dijalani dengan hasil yang sangat berbeda bila kamu terpaksa melakukannya

Online Business

Semakin maju peradaban ini memuat semua transaksi juga mengalami perubahan drastis, apakah anda akan menjadi konsumen atau ingin terlibat langsung dan mendapatkan rezeki dari bidang baru ini?

Tak Ada Waktu Membaca

Buku adalah jendela ilmu dan dunia, bila anda tak punya waktu untuk membaca buku namun ingin mendapatkan kesempatan menambah ilmu maka baca saja ringkasan atau intisarinya, anda tetap mendapatkan informasinya tanpa harus membuang waktu anda.

Olahraga Yuk's

Belajar untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan melakukan exercise yang benar dan mengkonsumsi makanan yang bergizi tentunya

Showing posts with label opini. Show all posts
Showing posts with label opini. Show all posts

T3 Soetta - Selalu ada pertama kali!

Selasa, Aug 09 2016

Terminal 3 bandara soekarno hatta resmi digunakan untuk melayani penerbangan domestik GARUDA dan LION AIR untuk penerbangan ke Denpasar - yang saya dengar dari petugas DAMRI yang saya tumpangi pagi ini
Tapi, saat masuk kedalam bangunan modern yang cukup megah ini ndak saya jumpai konter untuk cek in Lion Air ya...???? mungkin belom.

Saat masuk yang terlintas pertama kali di otak saya adalah "Akhirnya Jakarta punya bandara modern yang ndak kalah sama ibukota negara lainnya" mudah-mudahan setelah ini urusan imigrasi tidak mengular panjang lagi, terutama untuk bagian kedatangan ke negara tercinta ini. Walau ternyata T3 baru hanya untuk penerbangan Garuda domestik saja ternyata, denger2 baru tahun depan penerbangan internasional di pindah kesini.

Petugas pada pagi ini cukup banyak, jadi kalo tanya-tanya bagaimana pembagian cek in sampe dimana toilet ndak susah koq, mulai dari mba2 yang pake roller blade sampe petugas berseragam loreng. Bagian ini saya cukup angkat topi buat pengurun bandara.

alur cek-in ternyata sudah terbagi-bagi: drop luggage, reguler, sampai ke business class - ya sudah sesuailah dengan biaya dan usaha yang dikeluarkan masing-masing penumpang. counternya banyak... itu yang kerenz, jadi ndak terlalu panjang antriannya tuch.

counter restaurant... ini mungkin masih hari pertama jadi hampir semuanya dalam keadaan darurat dan minim fasilitasnya. Namun, saat masung ke ruang tunggu - ada meja untuk buka lapto loh, walau pun colokan listriknya masih pajangan sih :) alias masih kosong. kebetulan pagi ini saya di gate 11, paling pojok sebelah kiri karena masih ada partisi tinggi untuk keruangan sebelah.

sempat jalan2 di ruang tunggu yang ndak kalah sama di luar negeri lah; mirip dengan bandara di Makassar, lebih lapang, luas dan terang langitnya juga tinggi-tinggi: saat menunggu jadi nyaman. Ada beberapa layout kursi dan tempat bermain anak balita - bisa untuk mengurangi kebosanan mereka menunggu pesawat dech.

kesan kedua di bandara ini adalah tidak sesempit dan se-crowded bandara lama di terminal 2 F untuk Garuda domestik flight. Kalo masalah kios2 makanan yang belom settle ya its ok lah... namanya juga masih baru, tapi penambahan dan renovasi buat resto and kios nya agak lama kayaknya, hampir semua dalam keadaan darurat tuh.

coba toiletnya - sssttt! ada toilet untuk mandi (shower) tapi berbayar loh, tadi salah masuk dan diarahkan ke toiet umum. Toilet yang saya coba ada di dekat gate-13 dan ternyata masih bocor dan membuat genangan air pembuangan - saat keluar memang ada petugas kebersihan dan supervisornya yang sedang menangani itu sih.

Overall perjalanan dihari pembukaan 9 Agustus diakhiri dengan naik pesawat dan mendengar pilot memohon maaf atas keterlambatan penerbangan dengan alasan masalah TEKNIS karena terminal masih baru... Whattttt!!!!!



Rabu, Aug 10 2016

Hari ke-2 setelah pembukaan T3 Bandar SOetta saya mendarat di sana, karena tanpa bagasi saya keluar langsung - ternyata disini lebih berantakan dari bagian check in di atas - saya tidak tahu apakah pengambilan bagasi juga mengalami kesulitan. 

Eh, dapat WA dari temen ternyata parah loh, saat dia ambil bagasi ada yang nyangkut segala jadi lama dan setelah dicongkel2 baru bisa jalan lagi tuh belt conveyor nyah. Mudah2an ndak ada yang sampe ilang bagasinya

Turun pesawat pun langsung mencari rest room dan seperti hari sebelumnya ternyata juga ada kebocoran dan diperparah dengan air (flush) yang tidak keluar. WAlhasil... ya begitulah.

Karena biasa menggunakan jasa taxi golden bird maka saya mencari counternya.  Keadaan masih darurat bahkan kabel telpon juga tidak ada, maka walhasil tidak dapat menggesek kartu kredit saya. DAn... saya pun tidak membawa cash yang cukup untuk memnbayar ongkos taxi. ternyata hanya ada ATM BNI di lantai itu - saat saya disana sedang diperbaiki dan mengisi uanggnya; counter BNI nya sudah ada tapi ya... masih darurat juga.

Akhirnya saya cari ATM ke atas, kata petugas ada katanya. u ke lantai atas tempat check in dimana ATM berada harus memutar hingga ke ujung dan naik lift - sementara counter taxi ada diujung lainnya dan... ATM center ada di ujung lain diatas counter taxi, walhasil saya olah raga dech.

Banyak tampak mesin yang berbentuk mirip ATM namun hanya ada 3 mesin yang saya kenali, dan ketiganya adalah bank pemerintah dan satu mati alias tidak bisa dioperasikan - hanya ada ATM BRI, Mandiri and BNI - ATM bank lain tidak ada.

So, kesimpulan saya di hari pertama dan kedua di menggunakan terminal T3 adalah - ini terminal kayaknya "dipaksakan" dibuka hari itu dengan supporting yang tidak mendukung. 

Apakah ini kebiasaan yang biasa kita lakukan sebagai orang INDONESIA - atau berpikir seperti enterpreneur buka saja dulu nanti perbaikan dilakukan berjalan dengan keluhan yang timbul :D


Semoga Angkasa pura bisa memperbaikinya untuk lebih baik lagi, karena kesan pertama begitu menggoda (untuk komentar seperti di atas) dan selanjutnya terserah pengelola untuk memperbaikinya.

Maklum... bagian komplen orang kita itu ahlinya pak :D



BREXIT membunuh 17 orang

Lebaran tahun ini (2016) 1437H adalah salah satu lebaran yang paling fenomenal yang pernah saya rasakan - fenomenal dalam hal pemberitaan yang terjadi saat masyarakat Jakarta melakukan ritual mudik ke arah JAWA - (apakah hampir semua penduduk jakarta berasal dari daerah ini ya? Ups!); terutama sekali pemberitaan yang diberikan oleh masyarakat umum melalui social media.

Social media ini ternyata menjadi salah satu senjata yang kuat untuk masyarakat indonesia ini; masih ingat kasus korban pelayanan salah satu rumah sakit swasta di daerah BSD? atau yang baru saja pengumpulan dana untuk "pengusaha" warteg di banten yang terazia olet satpol PP saaat membuka warungnya di bulan puasa? - kasusnya pun sampai menarik perhatian presiden dan sang presiden memberikan sumbangan ke si ibu warteg - yang terakhir ditengarai hanyalah rekayasa dan si ibu tidak semiskin yang digambarkan; bahkan sang suami konon adalah salah satu bandar judi loh...

Nah, kali ini yang menjadi sasaran adalah macet yang terjadi di BREXIT-Brebes Exit (ini pasti pengaruh dari berita keluarnya Inggris dari UNIEROPA tempo hari) entah siapa yang memulainya, namun ide ini sangat menjual loh. Ndak percaya, kejadian di macet total yang sebagian yang mengalaminya mengatakan sebagai macet di NERAKA hingga menimbulkan korban jiwa - ada yang bilang 12; ada juga yang bilang 17 orang diliput oleh luarnegeri juga loh. 

demikian salah satu status netizen yang dimuat dalam akun facebooknya - silahkan dibaca sendiri saja ok



Media lokal pun tidak kalah memberitakan apa yang terjadi di BREXIT saat macet total ini terjadi seperti yang dilansir dalam web page TEMPO.Co - salah satu pemudik bercerita saat harus stuck disana selama 12jam an atau mungkin lebih. 
Banyak orang yang mencari kambing hitam dan saling menyalahkan serta menjelekkan orang lain dengan kata2 yang tidak layak didengarlah. Empati, serasa tidak ditunjukkan oleh para pihak terkait dan diduga berkaitan dengan kemacetan yang mungkin bisa dikatakan menjadi salah satu tragedi nasional ini.



















Netizen yang lain mengungkapkan kekesalannya dengan cara yang menurut saya cukup elegan seperti terlihat pada salah satu status netizen menanggapi kejadian ini - salah satu adik kelas di SMA juga menuliskan hal yang senada dengan ini -

Tampaknya curahan hati ini adalah yang paling mewakili apa yang terjadi pada hari itu. Hal ini akan berpulang kepada masing-masing kita sebagai individu. Hidup adalah pilihan; dan setiap pilihan tergantung dari anda sendiri - anda memiliki kuasa untuk memilih pilhan yang anda, yang tidak dapat anda pilih adalah resiko yang ada dibelakang pilihan anda tersebut.





Banyak hal yang berkecamuk di pikiran saya saat melihat; membaca dan membayangkan apa yang terjadi di BREXIT. Apa pelajaran yang bisa saya ambil dari kejadian ini? ternyata banyak loh - tinggal kita mau melihatnya dari sudut pandang siapa, sudut pandang yang mana dan apa yang mau diungkapkan disini. 

Sebagai orang tua dengan anak balita - persiapan mudik adalah yang utama. Baik bekal makanan sampai mental; terutama bila membawa balita. atau mungkin harus mengarrange ulang waktu mudik dan kendaraan yang dipakai.

Sebagai supir mobil - kondisi mobil dan pencarian alternatif jalur adalah cara lain mengantisipasi hal ini; perkiraan waktu puncak mudik harus jadi pertimbangan juga nich. Jangan sampai kehabisan bensin seperti yang diderita oleh beberapa pemudik di BREXIT - pom bensin sampai kehabisan stock dan harga permium melambung menjadi 20-30rb per liternya.

Sebagai pengusaha - apa ya ide yang bisa diterapkan dalam kondisi macet seperti ini? tenda dalam mobil, kursi lipat atau mengadakan mudiks bareng dengan menyewa kendaraan atau bahkan gerbon kereta? Kondisi seperti ini bagi para kapitalis adalah saatnya menaikkan harga gila2an dan tetap dibeli juga.
Demand sangat... sangat... jauh lebih tinggi dari supply yang ada; otomatis harga akan terkerek.

Sebagai pengusasa - yang ini no comment lah.

tapi pelajaran utama yang saya dapat dari kejadian ini adalah MINDSET - apa yang ada dalam otak kita akan mempengaruhi tindakan yang akan kita ambil, dan mempengaruhi kemampuan fisik kita untuk memenuhinya. 
Mudik! kenapa harus dilakukan setiap tahun dan saat lebaran? tokh kalo ketemu dengan para orang tua dan sanak keluarga bisa dilakukan lain waktu. terlepas dari tulisan netizen yang diatas bagi saya - MINDSET drive any action you take.

So, change your MINDSET it will change you action, even ATTITUDE.

**Tambahan snapshot media asing yang meliput tentang BREXIT ini


 


Bag.V - POLRI memang Oyee...

Terlepas dari itu semua, kesigapan POLRI kita memang perlu diacungi jempol. Hal ini juga membuat kagum Negara-negara di luarsana, karena kurang dari 24jam juga bahkan hanya sekitar 6jam POLRI kita berhasil melumpuhkan para teroris yang membuat geger Jakarta. 

Jangan salah, pemilihan lokasi pengeboman ini tentu sudah dipikirkan oleh para teroris tentand dampak seperti apa yang bisa ditimbulkannya. Karena lokasi berada diantara istana Negara dan KOMDAK yang nota bene cukup bikin ‘merinding’ orang yang menganalisanya. Berikut beberapa meme yang memuji kepolisian kita - 



Membandingkan polisi kita dengan punya Paman SAM, keberaniannya adalah yang menjadi sorotan Netizen, tanpa rompi anti peluru loh (jadi ingat jaman perjuangan pake bambu runcing) dan yang paling membanggakan adalah kesigapan mereka melakukan pekerjaannya. BRAVO POLRI



Bahkan bapak presiden, gubernur dan beberapa pejabat tinggi Negara pun langsung meninjau lokasi pengeboman di sarinah pada hari yang sama dan TANPA ROMPI anti peluru loh, berikut snapshot yang saya dapatkah, memang trending #kamitidaktakut itu benar adanya dan terbukti dilapangan. Diterjemahkan secara langsung oleh bapak-bapak pimpinan negeri ini.




dan sepertinya akun resmi HUMAS POLRI pun memanfaatkan social media untuk memberikan apresiasinya kepada masyarakat Jakarta khususnya dan Indonesia pada umumnya – terutama sekali untuk para Netizen dan aktifitas yang dilakukannya di dunia maya. Hal ini membuat teroris harus berpikir ulang mengganggu kestabilan Negara kita #kamitidaktakut



Beberapa koran atau media luar negeri juga meliput and mengikuti apa yang terjadi di Jakarta pada hari itu, berikut yang berita yang berhasil di snapshot oleh salah seorang netizen Indonesia –


Liputan dari CNN setelah pengeboman di depan Sarinah Jl.Thamrin Jakarta-



Kini tugas kita selanjutnya adalah memetik hikmah pelajaran dari kejadian ini, apa saja, bagian mana saja atau bahkan mungkin siapa saja yang masih perlu "perbaikan" menuju arah yang lebih baik harus terus dilakukan.

Jadilah diri sendiri, jadikan negara ini berdaulat dan menjadi negara kita sendiri tanpa ada seorang pun yang bisa mempengaruhinya. Minimal sekali kita bisa memulai perubahan menuju yang lebih baik lagi adalah dari DIRI KITA SENDIRI, mari saudaraku kita memulai "perbaikan"nya saat ini juga.

Turut berbela sungkawa untuk para korban yang tidak bersalah dan terkena dampak dari bom yang meledak di sekitar Sarinah Jl.Thamrin Jakarta.

Bag.I - TRENDING TOPIC saat bom Sarinah

Saya mencoba menulis tentang apa yang terjadi setelah bom sarinah tentang fenomena apa yang saya lihat di media sosial dan juga obrolan dengan beberapa teman kongkow, ada beberapa hal yang menarik dan saat saya buat tulisan ternyata panjang kalee... kalau dijadikan satu dalam blog ini. Terutama dengan gaya menulis yang saya punya dan sedang kembang-kan (kembang kempis.red:
boros tempat kayaknya nich, pake dilengkap dengan gambar segala loh. Katanya gambar lebih banyak mengungkap makna bagi yang melihatnya (pembelaan red.)
Walhasil saya bagi dalam tiga tulisan dech... semoga sabar membacanya. Aamiin

Setelah beberapa hari dari kejadian pemboman di Sarinah, saya lihat trending topic di semua social media yang ada di dalam mobile phone saya membahas hampir semua “aspek” kejadian yang rasanya tidak terlalu terkait dengan esensi mengapa terjadi pemboman kali ini. Namun, ternyata hal lain inilah yang menjadi trending topic di social media.

Saya coba snapshot screen hp saya dan apa yang kami bicarakan di grup, tampak kejadiannya seperti langsung direlay, memang inilah contoh viral yang paling pas. Bagaimana sebuah gadget menghubungkan satu orang dengan lainnya secara cepat dan berita yang dikirimkan pun sangat actual dan real time, hanya kelemahannya kadang berita ini tidak factual

Berikut adalah snapshot nya :


Lihat lah list tranding topic di social media yang berhasil di rangkum oleh salah satu netizen dan disnapshot oleh netizen yang lain dan menyebar di social media.

Kejadian diperkirakan terjadi sekitar jam 10:00 pagi-an (ada beberapa sumber yang menyatakan sekitar jam 10:30) – kita tidak akan membahas perbedaan jam itu, namun lihat lah jam per jam trending topic yang terjadi – dimulai dengan #kamitidaktakut yang banyak membuat meme dan di sharing hampir disemua sosmed.

Berikut adalah contoh meme #kamit tidak takut yang bisa saya browsing and memang menunjukkan energy positifnya untuk menyatakan kalimant ini -




Yang menarik adalah apa yang terjadi sesudahnya,  dimulai dari pukul 16:00 terlihat pergeseran topic dari yang membahas tentang teroris dan apa yang terjadi disekitaran pengeboman di Sarinah Thamrin – tukang sate mulai masuk ke trending topic di sosmed sampai ngurusin polisi ganteng da nada loh yang sampai membuat promosi jualanannya dan bisa… bisanya dikaitkan dengan trending topic yang ada di social media.

Ada juga beberapa photo korban bom bunuh diri yang bertebararan di internet, lengkap dengan luka dan darah yang masih jelas terlihat tanpa di edit atau dibuat kabur terlebih dahulu. Karena satu dan lain hal saya mempertimbangkan untuk tidak menaruhnya dalam  blog ini. 

Hanya komentar yang saya dapat dan setuju saya taruh dalam tulisan sebelumnya - Bomb-at-sarinah-thamrin-1407 

Hal lain yang menarik adalah beberapa upload yang dilakukan oleh para netizen yang komen dan beritanya sangat kontras dengan kejadian pengeboman yang “seharusnya” sangat menakutkan dan menteror banyak orang di dunia. BOM dan TERORIS adalah topic yang paling mengerikan di bumi ini terutama pada saat-saat seperti sekarang ini. 

Hanya di Indonesia yang “tanggapannya” agak sedikit berbeza? Berikut adalah beberapa berita, meme, picture, snapshot yang berseliweran di social media – minimal yang mampir di mobile phone saya 

Beberapa diantaranya adalah –


Polisi ganteng dengan dandanan dan aksesorisnya pun tidak luput dari pantauan dan komentar netizen yang juga ramai dibicarakan di social media. 

Hebatnya lagi trending ini naik tidak sampai 24jam setelah kejadian pengeboman, hanya butuh 7jam trending topic beralih dari #bomdisarinah menjadi #polisipakegucci; #polisiGanteng


Bila dipikirkan lebih jauh akan banyak persepsi yang timbul dari apa yang saya sajikan di atas, saya memiliki beberapa pertanyaan yang mengusik -  
  • Sebenarnya apa yang terjadi dengan masyarakat kita?
  • Apakah ini yang di sebut ketidak pedulian atau optimisme yang tinggi?
  • Yang terpenting adalah “gue eksis” terserah lo pade mau jadi apa? Upload mania.
Ada meme-nya juga loh untuk polisi ganteng ini -



lanjut ke bagian.2



Bomb at Sarinah Thamrin 14/07

Terjadi ledakan bom pagi ini (14/07/2016) sekitar jam 10.30 di pos polisi depan Sarinah Dep.Store di Jl.Thamrin, diperkirakan terjadi 6 kali suara ledakan, baku tembak terjadi dan 3 orang tewas (saya baca di okezone sudah tambah 2 orang lagi). mobile phone saya tidak berhenti berbunyi menandakan ada berita baru masuk mulai dari whatsapp, line, telegram group sampai dengan twitter dan facebook penuh dengan gambar yang sama tentang pengeboman ini.

Tidak sampai waktu makan siang, saya mendapatkan link video kejadian yang entah benar atau tidak. Saya dapat dari teman2 di grup yang sharing - setelahnya baghkan ada teman yang share jangan men forward semua photo2 kejadian karena itu akan menjadi tolak ukur keberhasilan para teroris dalam menjalankan aksinya.

Berita yang simpangsiur bermunculan di handphone saya hanya beberapa menit setelah kejadian tersbut diperkirakan terjadi. Belum lagi berita dan komentar dari kanan kiri tentang kejadian tersebut, menambah kisruh informasi yang masuk ke otak saya.
Namun ada beberapa postingan yang menenangkan dan saya setuju kepada si pengirim.


 


Buka internet juga tidak banyak membantu, berita sangat singkat dan kadang informasi yang diberikan tidak sinkron atau konsisten padahal sudah liat di portal berita loh.

CHAOS adalah kata yang paling tepat untuk menggambarkan keadaan saat itu, arus informasi yang sangat deras dan luar biasa bannyaknya bagai kiriman air banjir dari bogor ke jakarta dikala musim hujan :) tapi tidak ada satu pun berita yang bisa di percaaya 100% keakuratannya.

Akses ke detik.com juga susah - trafficnya sangat tinggi mungkin, sehingga sangat sulit untuk mengaksesnya. Akhirnya sekitar jam 14.45 an saya bisa akses web ini dan mendapatkan berita yang menggembirakan yaitu tertangkapnya 4 orang pelaku dan KAPOLDA menyatakan kondisi telah aman terkendali. Serta beberapa berita terkait lainya.





Betapa dahsyatnya kecepatan arus informasi yang terjadi pada saat kejadian, kita benar-benar dalam era informasi yang sangat dahsyat. Menurut saya bila ingat pepatah yang mengatakan orang yang memegang informasilah yang menang, mungkin untuk saat ini itu sudah tidak terlalu benar lagi. Karena yang bisa memastikan step berikutnya adalah tentang kebenaran informasi itu dan action apa yang akan dilalukannya berdasarkan informasi yang didapat. itulah orang yang akan menjadi pemenang.

Sekedar tulisan intermezzo melihat kepanikan yang terjadi disekeliling saya.

Semoga teroris bisa diberantas, apapun alasannya maka hal ini bukan suatu tindakan yang dapat dibenarkan. Turut berbela sungkawa untuk para keluarga korban pengeboman ini.


Setengah ISI, setengah KOSONG apa setengah MATI?

Awal tahun kadang menjadi waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi berdasarkan apa yang sudah terjadi atau dilakukan pada tahun sebelumnya (pembukaan yang klise bingitz ya :D). 

Tapi, awal hari petama kerja ini dibuka dengan membaca artikel lawas yang menarik perhatianku nich. 

Saat browsing nemu postingan salah satu portal berita yang ada di indonesia pos metro, rasanya sich dulu pernah dapet di social media, tapi mungkin karena lagi sibuk closingan akhir tahun (maklum masih employee) maka ndak sempet dibuka linknya, baru pagi ini dibuka dan dibaca isinya. 


silahkan ke -http://www.posmetro.info/2016/01/sumber-sama-sindo-tulis-ekonomi-lesu.html untuk yang ingin berita komplitnya dari artikel ini. Yang ingin sedikit saya obroling (tulisin lebih tepatnya) adalah tentang persepsi yang berbeda terhadap sesuatu yang sama. 

berdasarkan berita di posmetro ini saya membaca bahwa tulisan ini didapat dari sumber yang sama, diwaktu yang sama juga.Namun kenapa keluarannya berbeza :)

saya coba browsing di Indonesia wikipedia, untuk mencari apa itu definisi persepsi (PERCEPTION) ternyata adalah sebagai berikut -



Nah, ada bagian yang mengatakan bahwa persepsi dibentuk oleh pembelajaran, ingatan, harapan dan perhatian. MEnurut tulisan di posmetro penafsiran saya adalah di perbedaan terjadi di kata "harapan dan perhatian" - berharap dapat perhatian yang lebih dari nara sumber atau mungkin juga pejabat - tau kan maksudnya... qiqiqiqi

Terlepas dari masalah diatas, pelajaran yang saya dapat tentang penerapan quotes setengah isi setengah kosong adalah persepsi terhadap sesuatu ternyata sangat dipengaruhi oleh apa yang dialamai atau pengalaman orang uang ber-presepsi tersebut. Hal itu diperkuat oleh wikipedia dalam beberapa kata kunci -

  1. pembelajaran
  2. ingatan
  3. harapan
  4. perhatian


quotes ini terkenal untuk menggambarkan antara orang yang optimis dengan pesimis, kini saya jad jauh lebih mengerti mengapa seseorang lebih salah satu diantara keduanya. Ke-4 alasan diataslah yang menjadi alasannya.

Menutur penerawangan saya di awal tahun ini - orang-orang yang banyak dipengaruhi 2 point pertama adalah yang "biasanya" memilih gelas yang setengah isi dan orang yang banyak dipengaruhi poin 3-4 akan memilih sebaliknya. Anda setuju?

Bila anda ingin berdebat sampai setengah mati (atau setengah hidup ya?) maka titik temu pasti tidak akan ketemu karena alasan yang melatarbelakanginya. DAlam kasus judul koran ditulsian atas adalah bisa menjadi faktor eksternal tambahan tuh - apalagi merujuk pada tulisan di akhir-akhir paragraf tulisan itu


Jadi, apa pilihan anda? setengah isi, setengah kosong? 
atau setengah mati? :)

Nah, ilmu lain harus dihadirkan tentunya dengan keyword yang berbeda juga - buka pikiran terhadap sesuatu yang baru (OPENMIND) bahkan kadang bertentangan dengan apa yang sudah kita pelajari dan yakini. 
ini untuk tulisan berikutnya aja ya... (kalo dah dapat ide lagee)


Rahasia Sukses GOJEK kini terungkap

Gojek memang masih fenomenal hingga saat ini (28/11/15), kemudahan dan kepastian adalah hal yang ditawarkan oleh mereka dan dibanding sarana transportasi yang ada saat ini di pasaran. Hal ini juga menjadi jawaban dari infrastruktur jalan yang tidak bisa berkembang karena ketiadanya ketersediaan lahan yang memadai terutama untuk ibukota Jakarta tercinta ini.


android yang ada digunakan sebagai basis operating sytem smart phone benar-benar dimanfaatkan oleh Karim.... sebagai penggagas Gojek ini. apalagi orang indonesia itu sangat senang menggunakan piranti smart phone dalam keseharian mereka. Coba aja lihat di jalan, mall, foodcourt atau tempat-tempat umum lainnya. Hampir semua orang menundulk dan focus melihat pada screen smartphone-nya, bila tidak minimal hampir setiap 10 menit sekali dia coba lihat tuh si screen.

Nah, kebiasaan ini dan harga yang semakin murah untuk dapat berlangganan akses data internet membuat orang indonesia (lagi) sangat berasa eksis dengan smart phone ditangan. Percaya atau tidak walau mereka harus membayar providernya sebulan sekitar 150rb sebelum ppn (paket data telkomsel berlangganan paling murah).

Cerdiknya (atau anehnya ya?) para oengguna internet ini merasa beruntung karena dapat mengakses banyak software gratis di internet dan bisa mengakes internet dari mana pun. Tanpa perlu mencari sinyal wifi. 




Mindest inilah yang dimanfaatkan Gojek dengan cara memberikan aplikasi gratis untuk order Gojek, bahkan ada program marketing yang member get member, dimana bila seseorang merekomendasikan link Gojek kepada temannya maka ia akan mendapat kan voucher gratis menggunakan fasilitas Gojek kemana pun ia mau.

Sebagai pengguna tingkat "rasa" aman juga jadi meningkat terutama untuk para wanita, kenapa? karena ada "rasa" kita kenal dengan tukang ojek yang kita tumpaki karena sistem Gojek memungkinkan kita biasa mengetahui nama si pengendara. Dan yakin juga bila sistem Gojek akan memonitor keberadaan tiap-tiap pengendaranya. coba bandingkan dengan ojek konvensional, bahkan sampai aja joke - jangan sampe para ibu-ibu cium tangan ke pengendara Gojek setelah turun dari motornya :D

Bukan hanya untuk mengantar manusia (:)) Gojek pun menerima delivery service untuk mengiriman dokumen sampai dengan minta tolong untuk membelikan nasi padang di rumah makan langganan kita. tidak sampai sepuluh menit pesanan akan datang. Kayaknya sistem Gojek memang bisa mendeteksi setiap keberadaan pengendaranya.

Namun seperti bisnis lainnya juga, pepatah ada semut ada gula juga berlaku di segment bisnis ini. Saat semua orang melihat apa yang dapat dilakukan oleh Gojek dan peluang bisnis apa yang diperlihatkan ditambah dengan besarnya value yang ada di segment ini maka orang lain pun ingin masuk dan berpartisipasi di segment ini. Bagi-bagi rezeki lah kata mereka.


Mulai dari yang memang sama persis atau disingkat ATP - Amati Tiru Plek, seperti GrabBike and Blujek atau pun yang alirannya

ATM - Amati Tiru Modifikasi, seperti Deliveree yang memodifikasi sistem Gojek namun mengkhususkan diri untuk pengiriman barang saja.

 Akhirnya customer juga yang akan diuntungkan, karena pasti biaya atau ongkosnya semakin murah dech.

Kelompok yang menentang juga tidak sedikit, seperti para pengemudi ojek pangkalan atau konvensional. sampai-sampai ada yang memasang spanduk melarang atau tidak menerima Gojek masuk ke wilayah mereka, sampai saya pernah membaca di sebuah artikel kalo pengemudi Gojek ini sampai-sampai dipukulin sama beberapa warga (atau disinyalir tukang ojek konvesional). 

Melihat kompetisi jenis ini teringat buku Marketingnya Hermawan Kertajaya yang bilang ada masanya nanti kompetisi akan chaos, yaitu ancaman kompetisi buat bisnis kita tidak datang dari bisnis sejenis namun dari hal yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan bisnis kita sendiri.

Gojek adalah salah satunya: pengojek konvensional bukan mendapat kompetisi langsung dari pengemudi Gojek, namun penggunaan teknologi lah yang mengalahkan mereka. Smart phone dengan android yang telah memasyarakatlah yang menjadi inti dari keberhasilan Gojek ini. Coba kalo orang indonesia ndak banyak pake smartphone berbasis android, mungkin sistem Gojek ini belum muncul saat ini.

Banyak pelajaran yang bisa kita dapat dari tulisan ini, 

  • bagi pebisnis: percayalah kompetisi kdang datang dari arah yang tidak diduga, seperti bagaimana rezeki juga datang dari arah yang tidak diduga-duga. Opprtunity bisa datang dari mana saja selagi kita bisa kreatif dan berinovasi maka bisnis baru bisa bermunculan. 
  • Bagi pengguna: kemudahan akan semakin banyak didapat dimasa mendatang, maka tingkat efektifitas and efesiensi kerja kita juga mestinya bisa ditingkatkan dong. 
  • Bagi saya:   Ehmmm.... akan ada selalu yang pertama kali, so let's do it and just start.


Review 2014 - Commitment adalah masalah yang lainnya ternyata

Nah, dapet satu lagi yang ternyata menjadi salah satu hal yang harus diperbaiki di tahun 2015 ini - agak lama untuk menyadarinya, atau lebih tepatnya adalah untuk mengakuinya.red - yaitu commitment

Dimana commitment memiliki arti yang sama degnan Promise atau Janji. 

Kata ini sendiri menurut kamus wikipedia.com adalah seperti yang tampak pada gambar di samping ini.

Commitment adalah promise untuk melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu dengan segala konsekuensinya. 

Banyak arti yang berbeda dengan kata ini baik ditinjau dari beberapa penggunaannya dalam konteks pokok bahasan filosofi, politik, sosal, psykologi, kepercayaan dan lainya. masing-masing memiliki spesifik 'penterjemahan' yang berbeda namun tetap sama yaitu commitment sama dengan Janji.
Dan Janji haruslah ditepati.

Renungan -
Ada beberpa hal yang ternyata bisa membuat kita tidak menepati janji yang telah terucapkan, seperti:

  • Lupa - alasan yang paling tidak bisa diterma oleh siapapun, karena pada prakteknya kebanyakan orang tidaklah benar2 lupa.
  • Kebiasaan - kebiasaan berjanji untuk menyudahi komunikasi atau agar komunikasi yang sedang dilakukan dapat di akhiri dengan cepat, karena mungkin suatu alasan tertentu. baik yang masuk akal atau pun tidak.
  • Mengabaikan - sudah tau, tidak lupa namun tetap tidak diindahkan. hal inilah yang rasanya kemaren itu paling banyak terjadi.

kenapa sampai di abaikan?mungkin karena malas atau konsekuensinya tidak membuat kita takut atau membuat kita menjadi sangat bersemangat untuk mengerjakannya? banyak alasan yang bisa ditelusuri mengapa sampai tidak menepati janji atau berkomitmen.

Saya jadi ingat apa yang dikatakan TDW dalam salah satu seminar, atau CD motivasi atau mungkin salah satu artikelnya, namun yang saya ingat adalah - buat alasan yang akan mempengaruhi atau memberikan dampak (buruk biasanya) yang tidak ter'peri'kan kepada orang-orang yang kita cintai.

Dalam kasusnya dia bercerita - salah satu keputusannya keluar dari BCA sebagai kepala cabang saat itu dan mengejar karir sebagai seorang motivator atau trainer adalah komentar sang Ayah pada saat sakit dan dirawat di Singapura. Saat itu karena dana yang menipis maka keluarga memindahkan sang ayah dari ruang perawatan kelas satu ke kelas tiga, sang ayah berkomentar "Tung, kamu sudah tidak punya uang lagi ya... sampai harus memindahkan ayah dari kelas I ke kelas III, kalo gitu sebaiknya kita pulang saja daripada uang mu habis"

Hal ini yang membuat TDW memiliki alasan yang kuat untuk mengejar cita-citanya dan berkomitmen untuk mewujudkannya, karena sebagai kepala cabang bank besar di Indonesia ternyata secara finansial tidak bisa mensupport dan memberikan yang terbaik pada ayahnya.


Kalo dipikir-pikir sih ada benernya juga atau bahkan banyak benernya, bukan hanya ada :)


kadang kala bila alasannya adalah untuk diri sendiri atau karena diri sendiri maka banyak dari kita yang akan mempunyai lebih banyak lagi alasan untuk tidak melakukannya. Hal ini saya alami sendiri, yang terjadi adalah penundaan menjadi sering terjadi dan pada akhirnya karena sudah dateline menjadi tidak berkualitas hasilnya atau malah sama sekali tidak dilakukan atau di eksekusi pada akhirnya.

Namun, pada saatnya saya sadari bahwa dampaknya akan mengenai anak-anak saya maka rasa tanggung jawab akan komitmen itu menjadi sangat lebih berarti. 


Jadi, rasanya [YA] bila kita memiliki alasan untuk berkomitmen karena akan memberi dampak yang terbaik bagi orang-orang yang kita cintai dan kasihi, maka rasa tanggung jawab yang tinggi akan menggiring kita meakukan apa yang telah kita janjikan untuk terpenuhi dengan segala macam konsekuensi dan akibat yang akan kita alami sendiri secara individu.

itu yang saya rasakan, bagaimana dengan anda?

PNS bakal ndak dapet pensiun...

Kondisi KINI
Bapaku adalah pensiunan pegawai negeri yang departemennya sekarang sudah terlikuidasi - slogannya dulu adalah api nan tak kunjung padam - tapi akhirnya ternyata padam juga tuh :), sempat dikaryakan sebagai widyaiswara sebelum memasuki masa pensiunnya dan juga beberapa tahun setelahnya.

Bapa mertua saya adalah pensiunan ABRI yang selama masa baktinya tinggal di rumah dinas dan sekarang juga masih berlanjut, bersama dengan teman-teman angkatannya. Bahkan ada beberapa temannya yang masih tinggal disana bersama dengan anak cucunya, sehingga rumah selalu ramai.

Dan sekarang keduanya walau sudah tidak aktif bekerja lagi, tidak ingin mengganggu kehidupan anak-anaknya secara financial, walau saya tahu bahwa saudara saya dan saudara istri membantu mereka juga. 

Namun, pada intinya mereka berusaha untuk tidak meminta bantuan dari kami, dimana dengan kata lain mereka mengandalkan gaji pensiunan mereka.
 

Kondisi DULU
Rasanya dahulu saat saya mulai Kuliah saya pernah ditanya apakah akan mengikuti jejak orang tua sebagai pegawai negeri? jawaban saya adalah tidak, tanpa memiliki jawaban yang spesifik dan pasti! yang hanya saya ingat adalah bila jadi pegawai negeri maka akan berakhir seperti Bapa.

Dmana saat itu sudah terasa kesulitan yang kami alami, memang tidak selalu berkekurangan, namun juga tidak berlebihan... seperti lagu dangdut yang dinyanyikan oleh Vety vera dulu - yang sedang-sedang saja.

Kedua Bapa saya bisa dibilang cukup menjabat dan memiliki posisi yang cukup tinggi pada masa baktinya. Namun, kesamaan dari keduanya adalah mengandalkan gaji yang diterimanya untuk diberikan kepada keluarga di rumah dan spertinya menolak semua pendapatan yang mereka rasakan tidak jelas sumbernya dan bukan hak mereka. Jadi, walhasil yang seperti yang saya bilang tadi di atas.



Kondisi AKAN DATANG?


Hari ini melalui wall facebook saya melihat berita tentang wacana pemerintahan Jokowi-JK yang berencana untuk memberhentikan program pensiun ini, alasannya adalah -
  1. Jumlah pensiunana semakin bertambah
  2. Umur pensiunan kini lebih panjang
  3. Walaupun pensiunan sudah meinggal namun istri dan anak masih menerima dana pensiunan

Menurut mereka uang untuk pemberian dana pensiunan ini didapat dari budget APBN dan dana tabungan pensiunan itu sendiri yang diolah melalui pasar modal. Dana APBN 2012 yang dibutuhkan adalah Rp 69T yang meningkat menjadi Rp 74T di tahun 2013 dan dapat dipastikan untuk tahun 2014 jumlahnya akan diatas tahun sebelumnya.

Istilah pelaksanaan pemberian pensiunan sekarang adalah Pay As You Go - pembayaran dilakukan hingga sampai karyawan tidak bekerja lagi, yang diusulkan adalah Fully Funded dimana seluruh kewajiban pemerintah diberikan pada saat terakhir pegawai negeri bekerja - persis seperti yang dilakukan oleh pihak swasta saat ini. Tidak ada perbedaannya sama sekali.

Secara aturan wacana ini belum ditetapkan masih di level pembahasan UU Aparatur Sipil Negara (ASN), bila akan dilaksanakan maka levelnya akan naik menjadi PP (peraturan Presiden)

Tanggapan -
seperti biasa sosmed di Indonesia menurut saya pribadi persis seperti tablod kuning yang berisi gossip bahkan mungkin lebih karena kadang-kala sosmed dilanjutkan hingga saling menghujat lawan dengan cara-cara yang vulgar.

Menurut saya beragam komentar yang bisa saya berikan tentang pemberitaan ini:
sebagai pegawai negeri yang menjelang masa pensiun - tentu tidak setuju karena mungkin itu adalah sumber pendapatan satu-satunya bila saya pensiun nanti, saat ini saya tidak memiliki sumber income yang lain.


sebagai pegawai negeri yang sedang menjabat saat ini - pilihannya lebih banyak: 

optimis: lebih berhemat dan menabung untuk hari tua, atau menabung untuk mendapatkan modal dan mulai mencari sumber pendapatan baru. 
shortcut: ehm, proyek mana yang bisa dijadikan sumber pendapatan di luar gaji. anggaran mana yang bisa di'mainkan' sebagai pegawai negeri yang baru memulai karir - banyak pilihan yang dapat dipilih karena masih memiliki waktu,
  • diteruskan sebagai pegawai negeri dengan konsekunsi tidak akan mendapatkan dana pensiun seperti (mungkin) orang tuanya dulu.
  • mulai berpikir untuk pindah ke jalur karir di swasta (non pemerintah) -harus mulai dari awal lagi, membuat lamaran kerja
  • siap-siap menggarap proyek yang ada di kantor dan secepatnya menjadi pimpro karena alternatif 'sumber' pemasukan menjadi banyak nich -tehnik yang selalu diprotes masyarakat, namun jalan pintas yang bisa langsung menghasilkan
  • mulai membuka usaha sampingan sebagai sumber pendapatan baru dimasa datang - ekstra kerja dan waktu yang harus dilakukannya.

pegawai swasta - pada akhirnya sama saja antara pegawai swasta dan negeri,
optimist - benar yang diprediksi oleh penulis RDPD Robert T.Kiyosaki, bila berandai negara adalah seperti perusahaan sampai kapan akan mampu membiayai para pensiunan. So, tingkat persaingan untuk membuat bisnis sampingan dan memulai usaha akan besar.
pesimist - nah kan sama aja seperti swasta, ngapain mau jadi pegawai negeri, sambil sibut update status dan berkomentar di sosmed sementara tidak produktif di tempat kerjanya.
enterpreneur - pada akhirnya kami juga yang benarkan, usaha sendiri dan mandiri adalah cara yang terbaik walau dengan segala liku-liku dan tantangannya yang harus dihadapi.

pendapat pribadi saya -





Review 2014 - PERSISTENT adalah masalahnya

Akhir tahun lalu saat di rumah sakit menunggu yang baru lahiran, iseng aku coba melihat pencapaian di tahun 2014 berdasarkan apa yang aku tulis sebagai resolusi untuk tahun kemaren. Ada yang tercapai sesuai dengan target yang ditetapkan, namun ternyata banyak yang tidak sesuai dengan rencana dan keinginan ku sendiri. 
Setelah di pikir-pikir apa saja penyebabnya maka ada satu kata yang tampaknya berulang dari hasil review itu sendiri yaitu - PERSISTENT.

sering dengar namun apa sebenarnya persistent ini, berikut kata oom google dari hasil browsingan:


 

terjemahan bebasnya untuk point
  1. terus tetap tegas dan keras kepala (kekeuh -sunda); ngeyel dalam suatu tindakan meskipun mengalami kesulitan ataupun perlawanan
  2. terus ada atau bertahan untuk jangka waktu yang lama
sementara dalam terjemahan bahasa indonesianya adalah - gigih, keras hati, berkanjang (ini apa ya artinya?), teguh, ulat (?) dan tetap.

Nah, ternyata dengan melihat arti dari oom google ini membuat aku makin yakin bahwasanya memang kurang PERSISTENT dari aku sendiri yang membuat beberapa resolusi tahun lalu tidah berhasil aku raih, dapatkan, dan tidak kejadian seperti yang aku inginkan.
 

Goal sudah dibuat, rencana action sudah dirancang namun... kegigihan (masih dipertanyakan), ini yang tenyata tidak gampang untuk dilakukan pada diriku. 1002 alasan bisa saja kubuat dan tidak melakukan perlawanan untuk tidak melakukan apa yang sudah dipikir atau bahkan direncanakan. MErubah kebiasaan, apalagi mindset adalah challenge yang lain yang musti di hadapi.
Tidak gampang ternyata untuk keluar dari zona nyaman kita dan beradaptasi dengan perubahan itu sendiri, walau kita tahu perubahan yang kita lakukan pada dasarnya adalah pondasi untuk membangun zona nyaman berikutnya yang pastinya akan lebih dan lebih dari zona nyaman kita saat ini.

Jadi, dari semua resolusi 2015 - diatas semua resolusi yang telah dibuat maka kata PERSISTENT haruslah mendapatkan porsi khusus untuk memenuhinya.

Let's go persistent and consistent.
What is the difference?